aku telah berjalan terlalu jauh. bahkan aku tidak tahu bagaimana aku harus kembali ketempat asalku. entah mengapa memang hanya ada satu alasan mengapa aku tidak kembali. kembali menjadi selayaknya orang normal. bukan berarti aku tidak normal. atau mungkin aku terlalu normal untuk menjadi seperti ini. alasan yang menyakitkan. alasan yang terlalu dibuat-buat. keadaan memang memaksaku untuk kembali. tapi aku tidak tahu caranya untuk kembali. seseorang menyeretku kembali tapi ketika aku sadari ternyata aku tetap berada ditempat yang sama. tempat yang jauh dari kenyataan. keadaan yang mendukung alasan. atau memang selalu ada alasan yang mendukung keadaan. kini aku jatuh ke dalam jurang. seseorang mendorongku. aku tahu dia siapa. dan aku tahu dia tidak sengaja. tapi begitu dia mengetahui aku jatuh, dia malah tertawa. merasa senang. aku tidak tahu apakah aku harus senang atau tidak karena pada akhirnya aku punya alasan lain untuk kembali karena ketika aku jatuh aku terdampar disatu tempat yang jauh dari tempat akhirku tersesat, sampai akhirnya ada satu alasan yang mengajakku kembali keatas. aku harus ikut atau tidak? aku takut, aku takut orang itu mendorongku lagi hingga jatuh. padahal disini, ditempat aku terdampar ternyata ada alasan lain untuk aku tinggal. alasan yang lagi-lagi terlalu dibuat-buat. aku memang belum yakin apa alasan ini cukup kuat agar aku tinggal atau aku harus menerima ajakan untuk kembali ketempat terakhir aku tersesat. kali ini aku bimbang. aku memang seharusnya senang karena punya jalan lain untuk pulang. namun kenapa aku sedih? ada apa ini? aku harus pergi. aku harus berlari. atau aku harus berharap ketika terjatuh tadi aku menjadi lupa ingatan? aku harus apa?
IRHYBYAGMAHBIFYD
SY OAIRHY DYAR!

